M., Eti Wulanjari and Sherly, Sisca P. (2016) KERAGAAN PENGELOLAAN PEKARANGAN MELALUI MODEL KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI DI DESA JAMBEAN KECAMATAN SAMBIREJO KABUPATEN SRAGEN. PROSIDING SEMNAS PERTANIAN 2016.
|
Text (Cover dan Daftar Isi)
Cover dan Daftar Isi.pdf Download (311kB) |
|
|
Text (Full Paper)
35. M. Eti Wulanjari.pdf Download (306kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan pengelolaan budidaya pekarangan dan pemanfaatan hasil di lokasi Model Kawasan Rumah Pangan Lestari (m-KRPL). Penelitian dilaksanakan di Desa Jambean, Sambirejo, Sragen pada bulan November 2014. Penelitian didesain secara survei dengan populasi sampel adalah seluruh anggota KWT Sejahtera Asri, Desa Jambean. Responden berjuml ah 20 orang. Data yang diambil yaitu pengelolaan budidaya di lokasi m-KRPL dan hasil panen. Pengelolaan budidaya di lokasi m-KRPL meliputi strata Rumah pangan lestari (RPL), lamanya ikut kegiatan, sumber bibit yang digunakan, jenis dan jumlah tanaman yang ditanam, perkembangan jenis tanaman dan cara menanamnya sebelum, selama dan rencana setelah kegiatan selesai, frekuensi panen, rotasi tanam dan sistem integrasi yang dilaksanakan. Pengelolaan hasil panen meliputi pemanfaatan hasil panen sebelum dan selama KRPL, alasan perubahan pemanfaatan hasil panen, cara penjualan dan kemitraan dengan pihak lain. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk tabel/diagram dan dianalisis secara diskriptif. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1)Di Desa Jambean, strata RPL dibedakan menjadi empat yaitu sangat sempit, sempit, sedang dan luas; 2) Sebagian besar responden memenuhi kebutuhan bibit dengan membeli di Kebun Bibit Desa (85% responden); 2) Jenis komoditas yang ditanam sebelum adanya KRPL lebih sedikit dibandingkan selama kegiatan KRPL; 3) Sebagian besar responden (70%) sudah melakukan pemanenan lebih dari 4 kali, kemudian 30% responden sudah melakukan pemanenan 2-3 kali; 4) Pergiliran tanaman sudah dilakukan oleh 45% responden dan sisanya belum melakukannya; 5) Hasil panen sebagian besar untuk konsumsi rumah tangga dengan kisaran 8,75%-45,5%; 7) Penjualan dilakukan secara tunai kepada pedagang keliling/warung atau ditukar dengan kebutuhan keluarga dan baru 15% responden yang mempunyai link penjualan hasil panen dengan pihak lain. Semua responden sudah merasakan manfaat dari kegiatan KRPL ini, sehingga mereka akan terus melanjutkan pemanfaatan pekarangan ini walaupun kegiatan pendampingan oleh BPTP Jateng sudah selesai.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | keragaan, pengelolaan, kawasan rumah pangan lestari |
| Subjects: | Seminar Nasional |
| Divisions: | Seminar Nasional > PERTANIAN > 2016 |
| Depositing User: | Super Admin Digilib |
| Date Deposited: | 06 May 2020 03:59 |
| Last Modified: | 06 May 2020 03:59 |
| URI: | http://digitallibrary.ump.ac.id/id/eprint/601 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
