PROFIL BUDIDAYA AREN (Arenga pinnata (Wurmb.) Merr) PADA BERBAGAI KETINGGIAN TEMPAT DI WILAYAH SAMIGALUH KABUPATEN KULONPROGO

Rosi, Widarawati and Prapto, Yudono and Didik, Indradewa and Sri, Nuryani Hidayah Utami (2016) PROFIL BUDIDAYA AREN (Arenga pinnata (Wurmb.) Merr) PADA BERBAGAI KETINGGIAN TEMPAT DI WILAYAH SAMIGALUH KABUPATEN KULONPROGO. PROSIDING SEMNAS PERTANIAN 2016.

[img] Text (Cover dan Daftar Isi)
Cover dan Daftar Isi.pdf

Download (311kB)
[img] Text (Full Paper)
18. Rosi Widarawati.pdf

Download (208kB)

Abstract

Tanaman aren (Arenga pinnata (Wurmb.) Merr) memiliki peranan yang cukup penting bagi Indonesia, khususnya masyarakat pedesaan. Hasil utama aren adalah nira, pati dan ijuk serta bagian-bagian lain tanaman yang juga memiliki manfaat. Tanaman ini juga berfungsi sebagai tanaman konservasi tanah dan air. Aren telah lama dikenal sebagai tanaman yang menghasilkan bahan-bahan industri, nira hasil sadapan tandan bunganya sebagai bahan pembuat gula, cuka dan minuman dan produk kolang kaling berasal dari buah aren. Peluang untuk mengembangkan tanaman ini selain ketersediaan teknologi yang ada, tanaman aren mampu beradaptasi pada lahan kritis, dan untuk reboisasi dan hutan konservasi. Tantangan yang perlu diatasi untuk mengembangkan tanaman ini meliputi: teknologi input masih minim terutama dalam hal teknik budidaya tanaman, perbaikan manajemen produksi, peningkatan pengolahan, pemasaran masih tradisional, diseminasi masih terbatas pada sebagian kecil petani, dan perolehan biji masih kesulitan. Permasalahan utama adalah belum adanya teknik budidaya secara intensif di berbagai ketinggian tempat. Tujuan penelitian 1) Untuk mengetahui pengaruh lingkungan terhadap pertumbuhan dan hasil aren 2) Untuk mengetahui tentang teknik budidaya yang dilakukan pada ketinggian yang berbeda 3). Untuk mengetahui berbagai karakter pertumbuhan dan hasil tanaman aren pada ketinggian yang berbeda Penelitian ini dilaksanakan dengan survei dan observasi. Lokasi ditentukan secara sengaja (purposive sampling), yaitu wilayah dengan ketinggian (<350 dpl, 350-700 m di atas permukaan laut dan> 700 m dpl). Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter pertumbuhan dan hasil aren pada berbagai ketinggian menunjukkan perbedaan. Teknik budidaya tanaman aren yang meliputi cara pembibitan, pemeliharaan serta pengelolaan pasca panen secara baik dan intensif belum dilaksanakan di wilayah Kulonprogo, khususnya Desa Ngargosari, Desa Pagerharjo, dan Desa Nglinggo. Terdapat pengaruh faktor ketinggian tempat, jenis tanah, morfologi, fisiologi dan biokimia terhadap pertumbuhan dan hasil aren.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: aren, budidaya tanaman, ketinggian tempat
Subjects: Seminar Nasional
Divisions: Seminar Nasional > PERTANIAN > 2016
Depositing User: Super Admin Digilib
Date Deposited: 06 May 2020 01:20
Last Modified: 06 May 2020 01:20
URI: http://digitallibrary.ump.ac.id/id/eprint/584

Actions (login required)

View Item View Item