AKTIVITAS ESTROGENIK BIJI BUNGA MATAHARI DAN BIJI WIJEN MENGGUNAKAN METODE YEAST ESTROGEN SCREEN ASSAY

Binar, Asrining Dhiani and Desi, Reza Anomsari and Anna, Aulia Kisti and Siti, Miftahul. J and Asmiyenti, Djaliasrin Djalil (2019) AKTIVITAS ESTROGENIK BIJI BUNGA MATAHARI DAN BIJI WIJEN MENGGUNAKAN METODE YEAST ESTROGEN SCREEN ASSAY. PEER REVIEW.

[img] Text (Full Text)
III.A.1.b.4.04.Aktivitas Estrogenik Biji Bunga Matahari Dan Biji Wijen Menggunakan Metode Yeast Estrogen Screen Assay.pdf

Download (331kB)
[img] Text (Peer Review)
Aktivitas Estrogenik Biji Bunga Matahari dan Biji Wijen Menggunakan Metode Yeast Estrogen Screen Assay.pdf

Download (735kB)
[img] Text (Similiarity)
J.NAS-Aktivitas Estrogenik Biji Bunga Matahari dan Biji Wijen-SIMILARITY.pdf

Download (2MB)
[img] Text (Korespondensi)
AKTIVITAS ESTROGENIK BIJI BUNGA MATAHARI DAN BIJI WIJEN MENGGUNAKAN METODE YEAST.pdf

Download (1MB)

Abstract

Jumlah wanita pascamenopause di dunia diperkirakan akan bertambah menjadi 1,2 milyar jiwa pada tahun 2030. Terapi yang telah luas digunakan untuk mengatasi keluhan yang terjadi akibat menopause adalah terapi penggantian hormon estrogen (hormon replacement therapy, HRT), namun HRT menyebabkan beberapa efek samping termasuk kanker payudara. Hal ini menyebabkan penggunaan fitoestrogen sebagai pengganti asupan estrogen menjadi pilihan. Biji bunga matahari dan biji wijen adalah contoh tanaman yang telah digunakan sebagai fitoestrogen yang dikonsumsi untuk mengatasi keluhan menopause karena mengandung senyawa isoflavon, lignan dan coumestan. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan aktivitas estrogenik biji bunga matahari dan biji wijen dengan menggunakan metode Yeast Estrogen Assay (YES) yang telah mengalami penghapusan gen PDR5, SNQ2 dan YOR1. Pengujian dilakukan dengan menggunakan ekstrak etanol biji bunga matahari dan biji wijen dengan seri konsentrasi dari 50 hingga 2000 µg/ml dengan kontrol positif genistein. Satuan β-galaktosidase ditetapkan sebagai Miller Unit sedangkan nilai EC ditentukan menggunakan analisis regresi non linier dengan parameter log dosis-respon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa genistein dan biji bunga matahari menghasilkan nilai EC 50 masing-masing sebesar 7,822x10 -15 M dan 981,2 µg/ml, sedangkan nilai EC biji wijen tidak dapat ditentukan. Biji bunga matahari menunjukkan aktivitas estrogenik yang lemah sedangkan aktivitas estrogenic dari biji wijen tidak dapat ditentukan dengan metode YES.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: estrogenic activity, YES assay, sunflower seeds, sesame seeds
Subjects: Artikel Jurnal
Divisions: Artikel Jurnal
Depositing User: Super Admin Digilib
Date Deposited: 30 Sep 2019 22:59
Last Modified: 23 Feb 2023 00:59
URI: http://digitallibrary.ump.ac.id/id/eprint/408

Actions (login required)

View Item View Item