Priyono, Kuswaji Dwi and Andini, Devy Meida (2017) Analisis Spasial Alih Fungsi Lahan Berdasarkan Indeks Potensi Lahan (IPL) dan Produktivitas Lahan Pertanian di Kabupaten Sragen. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Geografi FKIP UMP 2017.
|
Text (Cover, Kata Pengantar, Daftar Isi)
00. Cover, Kata Pengantar, Daftar Isi Prosiding Geografi 2017.pdf Download (376kB) |
|
|
Text (Full Text)
14. Kuswaji Dwi Priyono.pdf Download (396kB) |
Abstract
Alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan non-pertanian di Kabupaten Sragen telah berlangsung secara intensif sebagai akibat peningkatan investasi dalam bidang industri. Luasahan pertanian di Kabupaten Sragen sekitar 68.753 ha (73,02%) yang menjadi lumbung padi diProvinsi Jawa Tengah, namun dalam 5 tahun terakhir ini telah beralih fungsi menjadi lahan nonpertanian seluas 292 ha. Analisis spasial alih fungsi lahan berdasarkan nilai Indeks Potensi Lahan IPL) dan produktifitas lahan diperlukan guna mempertahankan lahan yang produktif, sehingga masih mampu memenuhi kebutuhan produksi beras untuk daerahnya sendiri dan daerah lain. Indeks Potensi Lahan merupakan usaha penilaian lahan guna menghasilkan suatu lahan untuk dapat dimanfaatkan sesuai dengan potensi lahannya. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis persebaran IPL dan produktivitas lahan pertanian di Kabupaten Sragen. Metodeyang digunakan adalah survey lapangan dengan analisis SIG secara kuantitatif berjenjang dan kualitatif. Parameter yang digunakan dalam penilaian potensi lahan, yaitu lereng, jenis tanah,itologi, hidrologi, dan kerawanan bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPL di Kabupaten Sragen terbagi menjadi 3 kelas, yaitu kelas rendah, sedang, dan tinggi. IPL kelas rendah seluas 4.011,45 ha yang tersebar diKecamatan Mondokan, Gesi, Tangen, dan Jenar. IPL kelas sedang seluas 5.718,43 ha tersebar diKecamatan Miri, Sumberlawang, Mondokan, Sukodono, Gesi, Tangen, Jenar, Gemolong, Plupuh,dan Tanon, sedangkan IPL kelas tinggi seluas 37.438,17 ha tersebar di Kecamatan Masaran,Sidoharjo, Sragen, Ngrampal, Sambungmacan, Gondang, Sambirejo, Kedawung, dan Karangmalang. Kesesuaian potensi lahan dengan produktivitas lahan pertanian didominasi oleh kelas sesuai, yaitu kelas rendah dan kelas sedang. Ketidaksesuaian terjadi pada potensi lahan kelas tinggi yang memiliki produktivitas kelas sedang, yang terjadi di Kecamatan Masaran,Sidoharjo, Sragen, Ngrampal, Sambungmacan, Gondang, Sambirejo, Kedawung, dan Karangmalang.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | Seminar Nasional |
| Divisions: | Seminar Nasional > GEOGRAFI > 2017 |
| Depositing User: | Super Admin Digilib |
| Date Deposited: | 30 Aug 2022 01:02 |
| Last Modified: | 30 Aug 2022 01:02 |
| URI: | http://digitallibrary.ump.ac.id/id/eprint/1222 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
