Setiawan, Asep Yanyan (2017) Menggali Kearifan Lokal Masyarakat dalam Pengayaan Materi Pelajaran Geografi. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Geografi FKIP UMP 2017.
|
Text (Cover, Kata Pengantar, Daftar Isi)
00. Cover, Kata Pengantar, Daftar Isi Prosiding Geografi 2017.pdf Download (376kB) |
|
|
Text (Full Text)
9. Asep Yanyan Setiawan.pdf Download (90kB) |
Abstract
Banyak keunikan yang dapat ditemui pada masyarakat disekitar tempat tinggal peneliti yang belum digali dari segi keilmuan geografi, padahal di dalamnya terdapat nilai-nilai keilmuaan yang sejalan dengan geografi, walaupun kita dihadapkan dengan abad 21. Keunikan yang dimaksud diantaranya kearifan lokal (local wisdom) dalam penataan ruang dan lingkungan tempat tinggal, menjaga kelestarian hutan, ketersediaan sumber daya air, ketahanan pangan dan ketahanan ekonomi, bukankah itu yang menjadi salah-satu prioritas dalam pembangunan kita. Kajian makalah ini membahas mengenai interaksi manusia dengan lingkungannya yang bersifat simbiosis mutualisme, berdasarkan penelitian yang dilakukan di Kampung Cikondang Kabupaten Bandung, Kampung Cireundeu Leuwi Gajah Cimahi dan kampung Naga Tasikmalaya. Masyarakat disana adalah sebagian kecil yang ada di Indonesia yang masih setia yang masih memegang teguh adatistiadatnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa nilai-nilai kearifan lokal yang berkaitan dengan konsep tata lingkungan dan menjabarkannya dalam bentuk tata ruang (pemukiman, pengairan, sawah-ladang serta hutan), tata wayah hasil membaca fenomena perubahan alam yang dan tata lampah yang diwujudkan dalam aturan-aturan berkenaan dengan lingkungan (etika lingkungan). Kesadaran yang lahir dari masyarakat yang dianggap tidak modern justu menyimpan segudang ilmu yang perlu kita gali sebagai bagian khasanah geografi. Karena mereka telah berhasil memperlakukan alam dengan bijak karena kesadaran bahwa alam merupakan titipan untuk generasi penerus. Hasil kesetian mereka dalam berusaha memelihara dan mengelola lingkungan disekitarnya tentunya membuahkan hasil dan faedah bukan hanya bagi masyarakatnya namun masyarakat luaspun merasakan manfaatnya, misalnya pemeliharaan hutan yang berdampak pada ketersediaan air bagi mereka juga bagi masyarakat kota Bandung yang disalurkan oleh PDAM, begitu pula dengan manfaat lain yang saling berhubungan dan berkesinambungan akan dibahas dalam makalah ini. Temuan-tumuan dilapangan juga diharapkan menjadi bahan ajar pengayaan dalam pembelajaran geografi, untuk pendalaman materi dan contoh fenomena yang aktual.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | Seminar Nasional |
| Divisions: | Seminar Nasional > GEOGRAFI > 2017 |
| Depositing User: | Super Admin Digilib |
| Date Deposited: | 29 Aug 2022 07:10 |
| Last Modified: | 29 Aug 2022 07:10 |
| URI: | http://digitallibrary.ump.ac.id/id/eprint/1217 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
