Pemanfaatan Laboratorium Geografi untuk Pembelajaran Geografi SMA (Kasus pada SMA di Kabupaten Bantul - Yogyakarta)

Widyastuti, Mawanti and S, Dyah Respati S and Suparmini, Suparmini (2017) Pemanfaatan Laboratorium Geografi untuk Pembelajaran Geografi SMA (Kasus pada SMA di Kabupaten Bantul - Yogyakarta). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Geografi FKIP UMP 2017.

[img] Text (Cover, Kata Pengantar, Daftar Isi)
00. Cover, Kata Pengantar, Daftar Isi Prosiding Geografi 2017.pdf

Download (376kB)
[img] Text (Full Text)
6. Mawanti Widyastuti.pdf

Download (113kB)

Abstract

Tujuan penelelitian ini adalah ingin mengetahui: (1) Ketersediaan sarana dan prasarana penunjang Laboratorium Geografi untuk pembelajaran geografi SMA; (2) Pemanfaatan Laboratorium Geografi untuk pembelajaran geografi SMA; (3) Kendala dalam pemanfaatan Laboratorium Geografi untuk pembelajaran geografi SMA; dan (4) Hubungan antara pemanfaatan Laboratorium Geografi terhadap hasil belajar geografi siswa SMA. Penelitian menggunakan model evaluasi kesenjangan atau discrepancy evaluation model. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian campuran (mix-method), yaitu kombinasi metode kuantitatif dan metode kualitatif secara bersamaan. Metode penelitian campuran digunakan karena dalam penelitian ini menghasilkan dua jenis data yaitu data kuantitatif dan data kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Laboratorium Geografi yang ada di SMA di Kabupaten Bantul. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: (1) Sarana dan prasarana penunjang Laboratorium Geografi SMA di Kabupaten Bantul, meliputi ketersediaan perabot penunjang laboratorium lengkap, ketersediaan peralatan dan media pendidikan penunjang kurang lengkap, ketersediaan perlengkapan lainnya lengkap. (2) Intensitas penggunaan Laboratorium Geografi untuk pembelajaran di Kabupaten Bantul berada pada kategori sedang, Laboratorium Geografi terkadang digunakan untuk pembelajaran Geografi. (3) Menurut siswa, ketersediaan dan kondisi ruang Laboratorium Geografi, waktu, serta tingkat keterampilan guru tidak menjadi kendala dalam penggunaan Laboratorium Geografi untuk pembelajaran. (4) Menurut guru, kendala yang dihadapi dalam penggunaan Laboratorium Geografi adalah kondisi laboratorium yang kurang tertata dan kurang representatif untuk melaksanakan pembelajaran, letak ruang laboratorium yang jauh dari kelas dan ruang guru, sulitnya mengatur siswa untuk melaksanakan pembelajaran di laboratorium, waktu yang terpotong untuk membawa siswa ke laboratorium, sarana dan prasarana penunjang Laboratorium Geografi yang masih terbatas (5) Terdapat hubungan yang positif antara intensitas penggunaan Laboratorium Geografi dengan hasil belajar geografi siswa SMA di Kabupaten Bantul.

Item Type: Article
Subjects: Seminar Nasional
Divisions: Seminar Nasional > GEOGRAFI > 2017
Depositing User: Super Admin Digilib
Date Deposited: 29 Aug 2022 06:58
Last Modified: 29 Aug 2022 06:58
URI: http://digitallibrary.ump.ac.id/id/eprint/1214

Actions (login required)

View Item View Item