Kajian Pengembangan Indeks Kerentanan Sosial Ekonomi Pesisir (SEVI) pada Kawasan Wisata Rawan Tsunami di Kabupaten Cilacap

Nirwansyah, Anang Widhi and Kartika, Lita and Putri, Raditya (2016) Kajian Pengembangan Indeks Kerentanan Sosial Ekonomi Pesisir (SEVI) pada Kawasan Wisata Rawan Tsunami di Kabupaten Cilacap. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Geografi FKIP UMP 2016.

[img] Text (Cover, Prakata, Daftar Isi)
0. Cover, Prakata, Daftar Isi.pdf

Download (353kB)
[img] Text (Full Text)
11. Anang Widhi Nirwansyah.pdf

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun indeks kerentanan sosial ekonomi pesisir masyarakat di sekitar area wisata pantai Kabupaten Cilacap terhadap bahaya tsunami. Adapun secara tujuan spesifik penelitian ini adalah sebagai berikut. Menganalisis bobot tingkat kerentanan sosial-ekonomi (SEVI) masyarakat pesisir di areal wisata pantai Widara Payung, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap. Analisis data dilaksanakan setelah pengumpulan data dilaksanakan dengan mengacu pada parameter parameter yang telah ditentukan. Beberapa metode digunakan untuk menghasilkan output berupa indeks kerentanan sosial ekonomi pesisir (SEVI) di kawasan pantai wisata Widara Payung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode Analytical Hierarcycal Process (AHP). Indeks kerentanan sosial ekonomi pesisir (SEVI) ini akan menghasilkan matriks perhitungan variabel yang dinilai berdasarkan data sosial ekonomi yang digunakan sebagai parameternya. Penentuan bobot parameter yang digunakan didasarkan pada kondisi data dan hasil interview ahli. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa persentase jumlah perempuan memiliki bobot sebesar 0,21 dari keseluruhan variabel kerentanan. Selanjutnya jumlah lansia pada suatu wilayah memberikan kontribusi sebesar 0,058 dari keseluruhan variabel kerentanan di Kecamatan Binangun. Pada variabel jumlah balita dalam hal ini memberikan bobot sebesar 0,07. Pendidikan dalam hal ini menyumbang 0,145 terhadap kerentanan masyarakat di pesisir, sedangkan mata pencaharian hanya memberikan bobot sebesar 0,03. Jarak dengan pantai yang merupakan faktor yang cukup berpengaruh terhadap sebesar 0,41 terhadap bahaya tsunami dan kepadatan penduduk pada suatu wilayah memberikan kontribusi sebesar 0,058 dari keseluruhan variabel kerentanan di Kecamatan Binangun.

Item Type: Article
Subjects: Seminar Nasional
Divisions: Seminar Nasional > GEOGRAFI > 2016
Depositing User: Super Admin Digilib
Date Deposited: 22 Aug 2022 02:39
Last Modified: 22 Aug 2022 02:39
URI: http://digitallibrary.ump.ac.id/id/eprint/1195

Actions (login required)

View Item View Item