%0 Journal Article %A Agung, Nugroho %D 2019 %F digilibump:472 %J PROSIDING SEMINAR NASIONAL ILMU SOSIAL, LINGKUNGAN DAN TATA RUANG (SEMNAS ISLT) MANAJEMEN BENCANA DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 5.0 %K Model Pembelajaran, Mitigasi Bencana, Tsunami, Sekolah Dasar %T MODEL PEMBELAJARAN MITIGASI BENCANA TSUNAMI DI SEKOLAH DASAR PESISIR PANTAI SELATAN JAWA %U http://digitallibrary.ump.ac.id/472/ %X Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia sehingga Indonesia menjadi negara dengan garis pantai terpanjang kedua (setelah Kanada) di dunia dengan panjang lebih dari 99.000 kilometer. Selain itu Indonesia merupakan negara yang terletak pada pertemuan empat lempeng tektonik yaitu lempeng Benua Asia, Benua Australia, lempeng Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Pertemuan dan pergeseran diantara lempeng tersebut dapat mengakibatkan proses gempa terjadi disuatu titik kedalaman dan menjalar sepanjang patahan/sesar. Jika bidang patahan terjadi didasar laut kestabilan air laut terganggu secara vertikal maupun horizontal. Inilah yang menjadikan indonesia menjadi negara yang paling rawan bencana alam tsunami. Tsunami merupakan salah satu bencana alam yang paling banyak merenggut korban jiwa di Indonesia dan dunia. Mitigasi adalah suatu tahapan yang bertujuan untuk mengurangi kemungkinan dampak negatif kejadian bencana terhadap kehidupan atau dapat diartikan bahwa mitigasi sebagai mengambil tindakan-tindakan untuk mengurangi pengaruh-pengaruh dari suatu bahaya sebelum bahaya terjadi. Pemahaman mitigasi bencana pada siswa pendidikan dasar merupakan salah satu solusi yang perlu dilakukan di Indonesia, guna mengurangi terjadinya dampak dari bencana yang mengakibatkan kematian dan kecelakaan. Melihat kondisi tersebut sangat diperlukan pemahaman dan pengetahuan akan mitigasi bencana oleh masyarakat di sekitar wilayah rawan bencana tsunami. Kegiatan ini dilakukan di salah satu sekolah dasar di Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen yang merupakan wilayah rawan bencana tsunami. Tindak lanjut dari kegiatan ini diharapkan para guru bisa menularkan dan mengajarkan materi pendidikan kebencaanaan kepada siswa ke dalam pembelajaran di kelas sehingga nantinya generasi-generasi kedepan memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menghadapi bencana alam.