%0 Journal Article %A Khusna, Furoida %A Muhammad, Fakhri %D 2019 %F digilibump:460 %J PROSIDING SEMINAR NASIONAL ILMU SOSIAL, LINGKUNGAN DAN TATA RUANG (SEMNAS ISLT) MANAJEMEN BENCANA DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 5.0 %K Longsorlahan, Sistem Informasi Geografis, Analisis SWOT %T STRATEGI PENANGGULANGAN BENCANA LONGSORLAHAN BERDASARKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAN ANALISIS SWOT Studi Kasus: Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar %U http://digitallibrary.ump.ac.id/460/ %X Kecamatan Tawangmangu merupakan salah satu wilayah dengan intensitas kejadian longsorlahan yang cukup tinggi. Terdapat beberapa faktor yang mendorong longsorlahan terjadi seperti curah hujan, kemiringan, ketinggian, jenis tanah dan penutupan lahan. Faktor-faktor tersebut dapat diwujudkan dalam penggunaan Sistem Informasi Geografis sehingga wilayah yang rawan terhadap longsorlahan dapat diidentifikasi. Selain itu, penggunaan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats) dalam kasus ini dapat diterapkan untuk mengetahui seberapa besar pengetahuan masyarakat tentang bencana longsorlahan di wilayah tersebut. Dari kedua pendekatan tersebut dapat menghasilkan suatu strategi penanggulangan bencana yang tepat. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa peta tingkat kerawanan longsorlahan dan data primer berdasarkan hasil kuisioner yang ditujukan kepada masyarakat yang berada di kawasan rawan longsorlahan. Tujuan dari penelitian ini diharapkan mampu menghasilkan suatu strategi penanggulangan bencana longsorlahan yang sesuai dengan kondisi wilayah tersebut.