Munawar, Cholil and Imam, Hardjono and Rudiyanto, Rudiyanto (2018) ANALISIS RES IKO BENCANA DAN KERAWANAN TANAH LONGSOR BERBASIS TATA RUANG DI KABUPATEN KARANGANYAR. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Geografi FKIP UMP 2018.
|
Text (Cover, Kata Pengantar, Daftar Isi)
00. Cover, Kata Pengantar, Daftar Isi.pdf Download (44kB) |
|
|
Text (Full Text)
jhptump-ump-gdl01012018-munawarcho-2282-1-16.anal-g.pdf Download (394kB) |
Abstract
Bencana tanah longsor masih menjadi ancaman utama bagi masyarakat Kabupaten Karanganyar yang tinggal di wilayah dengan topografi bergunung. Selama ini model penanganan bencana tanah longsor di daerah penelitian hanya sebatas pada pemberian bantuan setelah kejadian bencana terjadi. Kajian bencana tanah longsor yang pernah dilakukan belum menyentuh kepada akar permasalahan, sehinga solusi untuk mengurangi dampak akibat bencana belum bisa dilakukan secara optimal. Permasalahan utama yang menyebabkan timbulnya korban jiwa atau harta benda sebenarnya adalah terletak pada penataan ruang wilayah yang tidak sesuai dengan kondisi fisik wilayahnya seperti mendirikan perm ukiman di daerah lereng yang curam. Untuk itu perlu adanya kajian resiko bencana berbasis tata ruang. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisis kerawanan tanah longsor, dan (2) menganalisis resiko bencana tanah longsor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei, yang meliputi: penngamatan, pengukuran, dan pencatatan di lapangan. Pengolahan data dilakukan dengan teknik skoring. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kuantitatif dan kajian risiko. Hasil dari penelitian ini ad alah Tingkat kerawanan longsor di Kabupaten Karanganyar terbagi ke dalam 3 kelas, yakni tinggi, sedang dan rendah. Tingkat kerentanan tinggi meliputi 6 kecamatan diantaranya adalah Kecamatan Jatiyoso, Matesih, Tawangmangu, Ngargoyoso, Karangpandan, dan Kec amatan Jenawi. Tingkat kerawanan sedang meliputi: Kecamatan Jumapolo, dan Kecamatan Kerjo. Tingkat kerentanan rendah meliputi 9 kecamatan diantaranya adalah Kecamatan Jatipuro, Jumantono, Karanganyar, Tasikmadu, Jaten, Colomadu, Gondangrejo, Kebakkramat, d an Kecamatan Mojogedang. Kelas resiko tanah longsor di daerah penelitian meliputi: resiko tinggi, resiko sedang, dan resiko rendah. Resiko tinggi terdapat di Kecamatan Matesih, dan Kecamatan Karangpandan. Resiko sedang terdapat di Kecamatan Jatiyoso, Jenaw i, Ngargoyoso, Tawangmangu, Jumapolo, Jaten, Karanganyar, Colomadu, dan Kecamatan Kebakkramat. Sementara resiko rendah tersebar di Kecamatan Kerjo, Gondangrejo, Jatipuro, Jumantono, Mojogedang, dan Kecamatan Tasikmadu
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Resiko Tanah Longsor, Tat a Ruang , Karanganya |
| Subjects: | Seminar Nasional |
| Divisions: | Seminar Nasional > GEOGRAFI > 2018 |
| Depositing User: | Super Admin Digilib |
| Date Deposited: | 22 Nov 2018 05:28 |
| Last Modified: | 31 Aug 2022 01:47 |
| URI: | http://digitallibrary.ump.ac.id/id/eprint/66 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
