PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP INTENSIFIKASI VERTIKULTUR SISTEM BERBASIS KOMPOSTER MULTIFUNGSI DI KAMPUNG PLAOSAN, PURWOREJO

Kikik, Siti Awaliyah and Musyarofatun, Aminah and Riski, Mulyono and Fatih, Hidayat Shafarudin and Syaiful, Anam and Didik, Widiyantono (2019) PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP INTENSIFIKASI VERTIKULTUR SISTEM BERBASIS KOMPOSTER MULTIFUNGSI DI KAMPUNG PLAOSAN, PURWOREJO. PROSIDING SEMNAS PERTANIAN 2019.

[img] Text (Cover dan Daftar Isi)
Cover dan Daftar Isi.pdf

Download (7MB)
[img] Text (Full Paper)
R1_02. Kikik dkk_Pengetahuan masyarakat ttg vertikultur di palosan_69-79.pdf

Download (710kB)

Abstract

Permasalahan sampah di Kabupaten Purworejo disebabkan oleh semakin banyak sumber sampah yang bermunculan. Oleh karena itu, inovasi pengelolaan sampah diperlukan untuk mengatasi permasalahan sampah tersebut. Penelitian ini mengkaji tentang: 1). Perbandingan Kondisi Pengetahuan Masyarakat Sebelum Dan Sesudah Adanya Intensifikasi Vertikultur Sistem Berbasis Komposter Multifungsi, 2). Pengetahuan Masyarakat Sebelum dan sesudah Adanya Intensifikasi Vertikultur Sistem Berbasis Komposter Multifungsi, 3). Minat Masyarakat Terhadap Penerapan Intensifikasi Vertikultur Sistem Berbasis Komposter Multifungsi. Penelitian ini menggunakan medote penelitian deskriptif analisis. Metode penentuan lokasi penelitian adalah purposive sampling. Responden dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Pengambilan responden secara sensus yaitu seluruh rumah tangga yang menerapkan teknologi Intensifikasi Vertikultur Berbasis Komposter Multifungsi. Berdasarkan hasil penelitian yang diambil dari 30 responden perbandingan kondisi pengetahuan masyarakat sebelum adanya teknologi baru masih rendah dibanding sesudah adanya tehnologi. Rendahnya pengetahuan masyarakat disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya pendidikan yang rendah, umur dan sosialisasi yang kurang diadakan di masyarakat. Sesudah adanya transfer teknologi pengetahuan masyarakat meningkat. Pengetahuan masyarakat bertambah meliputi: pengertian sampah rumah tangga, macam-macam sampah rumah tangga, dampak yang ditimbulkan, cara pengelolaan sampah yang bijak, budidaya cacing, dan sistem tanam vertikultur. Selain itu pengetahuan masyarakat juga meningkat terkait alat dan bahan pembuatan, cara pembuatannya, serta fungsi dari teknologi ini. Manfaat sosial yang diketahui masyarakat diantaranya: sumber penyakit berkurang, lingkungan menjadi bersih, terbukanya ruang terbuka hijau serta sebagai penyuplai oksigen baru bagi masyarakat. Sedangkan manfaat ekonomi didapatkan dari sayuran organik, bekas cacing, dan cacing yang dapat dijual. Dengan adanya pengetahuan masyarakat akan manfaat teknologi tersebut, sebanyak 90% masyarakat berminat mengimplementasikannya di masing-masing rumah. Sementara sisanya, 10% masyarakat menunggu keberhasilan masyarakat yang telah mengaplikasikan tehnologi tersebut.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Sampah Rumah Tangga, Komposter Multifungsi
Subjects: Seminar Nasional
Divisions: Seminar Nasional > PERTANIAN > 2019
Depositing User: Super Admin Digilib
Date Deposited: 10 May 2020 08:06
Last Modified: 10 May 2020 08:07
URI: http://digitallibrary.ump.ac.id/id/eprint/628

Actions (login required)

View Item View Item