PENGARUH KUMULATIF CEKAMAN GANDA INTERFERENSI TEKI (Cyperus rotundus L.)DAN KEKERINGAN PADA PENURUNAN KANDUNGAN PIGMEN FOTOSINTETIK DAUN KEDELAI [Glycine max (L.) Merr. ] cv. GROBOGAN

Sri, Darmanti (2016) PENGARUH KUMULATIF CEKAMAN GANDA INTERFERENSI TEKI (Cyperus rotundus L.)DAN KEKERINGAN PADA PENURUNAN KANDUNGAN PIGMEN FOTOSINTETIK DAUN KEDELAI [Glycine max (L.) Merr. ] cv. GROBOGAN. PROSIDING SEMNAS PERTANIAN 2016.

[img] Text (Cover dan Daftar Isi)
Cover dan Daftar Isi.pdf

Download (311kB)
[img] Text (Full Paper)
22. Sri Darmanti.pdf

Download (220kB)

Abstract

Pada umumnya kedelai di tanam pada akhir musim penghujan, sehingga pengelolaan gulma yang tidak sempurna berpotensi menyebabkan terjadinya cekaman ganda berupa interferensi gulma (biotik) dan kekeringan (abiotik). Dengan adanya sentralisasi respon terhadap berbagai cekaman lingkungan, respon tumbuhan terhadap cekaman ganda dapat berbeda dengan respon terhadap cekaman tunggalnya. Cekaman ganda dapat meningkatkan (cross synergism) atau menurunkan (cross adaptation) pengaruh negatif masing masing cekaman tunggalnya, sehingga cekaman ganda harus dilihat sebagai cekaman baru yang berbeda dengan cekaman tunggalnya. Interferensi gulma mencakup faktor kompetisi terhadap faktor tumbuh dan alelopati. Kompetisi terhadap air meningkatkan cekaman kekeringan, sedangkan sintesis dan akumulasi alelokimia distimulasi oleh kompetisi dan cekaman kekeringan. Alelokimia pada umumnya menghambat aktivitas Mg-chelatase dan meningkatkan aktivitas clorophylase dan Mg-dechelatase yang berperan pada sintesis dan degradasi klorofil. Penelitian bertujuan mengkaji pengaruh kumulatif cekaman ganda interferensi teki (Cyperus rotundus L.) dan kekeringan terhadap kandungan pigmen fotosintetik daun kedelai [Glycine max (L.) Merr. cv. Grobogan]. Penelitian menggunakan metode ekperimental rancangan acak lengkap dua faktor (3 x 3), yaitu tingkat interferensi teki (kontrol, tiga teki, enam teki) dan tingkkat cekaman kekeringan (kontrol, ringan, berat). Penentuan nilai pengaruh kumulatif berdasarkan rumus Alexsieva et al. (2003). Hasil penelitian menunjukkan pengaruh kumulatif cekaman ganda interferensi teki dan kekeringa dalam menurunkan kandungan klorofil a, klorofil b dan karotenoid daun kedelai cv. Grobogan bersifat cross synergism.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: alelokimia, alelopati, cross simergism, cross adaptation, klorofil, karotenoid
Subjects: Seminar Nasional
Divisions: Seminar Nasional > PERTANIAN > 2016
Depositing User: Super Admin Digilib
Date Deposited: 06 May 2020 02:12
Last Modified: 06 May 2020 02:12
URI: http://digitallibrary.ump.ac.id/id/eprint/588

Actions (login required)

View Item View Item