Subuh, Anggoro (2020) FOUR-TIER DIAGNOSTIC TEST KONSEP GERAK BENDA JATUH BEBAS. KARYA ILMIAH.
|
Text (Full Paper)
4. FOUR-TIER DIAGNOSTIC TEST KONSEP GERAK BENDA JATUH BEBAS.pdf Download (529kB) |
Abstract
Studi tentang Gaya dan Gerak telah dilakukan oleh Aristoteles (384 – 322 Sebelum Masehi), Galileo Galilei (1564 – 1642) dan Sir Isaac Newton (1642 – 1727). Ketiganya mengembangkan konsep Gaya dan Gerak yang kemudian dikenal sebagai The Law of Motion of Newton hingga sekarang. Di dalam hukum tersebut terdapat tiga bagian, yaitu Hukum Newton Pertama tentang Kelembaman atau Inersia, Hukum Kedua tentang Gravitasi Universal dan Hukum Ketiga tentang Gaya Aksi-reaksi. Ketiga hukum tersebut menjadi dasar bagi konsep-konsep seperti Gaya Berat, Gaya Normal, Gaya Gesek, Massa dan Berat, Percepatan dan Kecepatan. Interaksi beberapa konsep tersebut akan terkait dengan konsep mekanika (seperti Gerak Benda Jatuh Bebas, Gerak Benda Diam, Gravitasi, Gaya Apung, Momentum dan lain-lain). Akan tetapi hasil-hasil penelitian terdahulu (Allen, 2010; Anggoro, dkk., 2017; Bani-Salameh, 2017; Bayraktar, 2009; Vicovaro, 2012, 2014) menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik memiliki miskonsepsi, yaitu bahwa ketika dijatuhkan secara bersamaan, maka benda yang lebih berat sampai di dasar lebih dulu daripada benda yang ringan.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | Buku / HAKI |
| Divisions: | Buku / HAKI |
| Depositing User: | Super Admin Digilib |
| Date Deposited: | 29 Apr 2020 02:30 |
| Last Modified: | 29 Apr 2020 06:24 |
| URI: | http://digitallibrary.ump.ac.id/id/eprint/560 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
