PENGARUH PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP KUALITAS AIR SUNGAI PELUS DI SUB DAS PELUS KABUPATEN BANYUMAS

Nani, Noktavia and Suwarsito, Suwarsito and Esti, Sarjanti (2019) PENGARUH PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP KUALITAS AIR SUNGAI PELUS DI SUB DAS PELUS KABUPATEN BANYUMAS. PROSIDING SEMINAR NASIONAL ILMU SOSIAL, LINGKUNGAN DAN TATA RUANG (SEMNAS ISLT) MANAJEMEN BENCANA DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 5.0.

[img] Text (Cover, Editorial Team, Daftar Isi)
Cover, Editorial Team, Daftar Isi.pdf

Download (1MB)
[img] Text (Full Text)
10. Full Paper_Nani.pdf

Download (634kB)

Abstract

Kualitas air Sungai Pelus mengalami penurunan pencemaran akibat adanya pengaruh penggunaan lahan berupa permukiman, persawahan, hutan, kebun, belukar, alang-alang, dan ladang dari aktivitas masyarakat namun penelitian tentang pengaruh penggunaan lahan di SUB DAS Pelus belum banyak dilakukan.Oleh karena itu untuk mengetahui pengaruh penggunaan lahan di SUB DAS Pelus terhadap kualitas air Sungai Pelus dan mengetahui kualitas air Sungai Pelus dibagian hulu, tengah, dan hilir. Metode penelitian ini menggunakan survei, populasi seluruh air Sungai Pelus untuk parameter, pH, suhu, ammonia, nitrat, nitrit dan TDS. Pengambilan sampel adalah purposive area sampling, purposive pada penelitian mewakili bagian hulu berdasarkan penggunaan lahan hutan, perkebunana, permukiman, sawah, alang-alang, dan belukar, sedangkan bagian tengah berdasarkan penggunaan lahan permukiman, sawah, kebun, dan alang-alang dan bagian hilir berdasarkan penggunaan lahan sawah, permukiman, kebun, dan alang-alang. Pengambilan sampel dilakukan pada musim hujan dan musim kemarau di bawah percabangan sungai sedangkan area sampel pengambilan tiga titik yang mewakili penggunaan lahan permukiman 21,87%, sawah 34,66%, hutan 16,06%, kebun 18,74%, belukar 3,50%, alang-alang 0,13%, dan ladang 5,00%. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan uji laboratorium dan langsung ke lapangan dan perhitungan menggunakan metode STORET sedangkan analisis data menggunakan US-EPA dan baku mutu air untuk menentukan pencemaran air Sungai Pelus. Hasil kualitas air Sungai Pelus menurut Peraturan Pemerintah No. 20 Tahun 1990 termasuk dalam golongan B termasuk tercemaran ringan, dengan skor untuk musim hujan dan musim kemaru memiliki skor yang sama bagian hulu memiliki skor -6 sedangkan bagian tengah memiliki skor -6 dan bagian hilir memiliki skor -6 dengan klasifikasi mutu air menurut Keputusan Mentri Lingkungan Hidup No. 115 Tahun 2003.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Penggunaan Lahan, Kualitas Air Sungai Pelus, Tingkat Pencemaran
Subjects: Seminar Nasional
Divisions: Seminar Nasional > GEOGRAFI > 2019
Depositing User: Super Admin Digilib
Date Deposited: 22 Nov 2019 06:16
Last Modified: 22 Nov 2019 06:16
URI: http://digitallibrary.ump.ac.id/id/eprint/461

Actions (login required)

View Item View Item