Makhrus, Makhrus and Putri, Dwi Cahyani (2018) PELATIHAN ISLAMIC PRENEURSHIP PADA PELAJAR MUHAMMADIYAH KABUPATEN BANYUMAS. PROSIDING SEMINAR NASIONAL PRODI HUKUM EKONOMI SYARIAH.
|
Text
9. PELATIHAN ISLAMICPRENEURSHIP PADA PELAJAR.pdf Available under License Creative Commons Attribution. Download (127kB) |
Abstract
Kegiatan ini merupakan pelatihan islamicpreneurship pada pelajar Muhammadiyah Kabupaten Banyumas dengan bertujuan memberikan dorongan motivasi kepada pada pelajar mengenai pentingnya kegiatan konsep dan praktik kewirusahaan islami pada kalangan pelajar Muhammadiyah sebagai salah organisasi otonom Muhammadiyah sehingga terbentuk wirausahawan religius, adanya motivasi kesadaran mengadakan pelatihan kewirusahaan islami, upaya adanya laboratorium bisnis kader yang dapat menjadi pilot project kewirausahaan pelajar Muhammadiyah. Program pelatihan ini diberikan kepada pimpinan dan kader Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Banyumas. Bentuk pelatihan ini menggunakan metode seminar, diskusi dan sharing. Harapannya, kegiatan ini para peserta dapat memahami, mengerti, dan mampu mempraktikkan kewirausahaan islami (islamicpreneurship) pada pelajar Muhammadiyah. Adanya pelatihan islamicpreneurship pada pelajar Muhammadiyah Kabupaten Banyumas. Kewirusahaan Islam (islamicprenuership) bermakna segala bentuk aktivitas dalam mendirikan, memimpin, mengelola, mengambil risiko, dan menjadi pemilik usaha yang sesuai dengan ajaran Islam. Sehingga islamicprenuership merupakan uapaya mendorong hadirnya praktik bisnis yang menebarkan nilai-nilai Islam segala bentuk aktivitas bisnis, hal tersebut disebabkan keberadaan manusia sebagai khalifah di muka bumi dan diciptakan oleh Allah untuk selalu beribadah kepada-Nya. Adapun dampak pelatihan ini yakni: pertama, saat proses kegiatan pelatihan islamicpreneurship pada pelajar Muhammadiyah Kabupaten Banyumas para peserta dalam pelatihan ini telah memiliki motivasi dan kesadaran mengenai konsep dan praktik islamicpreneurship pada pelajar Muhammadiyah Kabupaten Banyumas yang dapat dipraktikkan sebagai gerakan kolektif dari level daerah sampai dengan ranting. Kedua, mendorong kesadaran berwirusaha secara islami dan bekreativitas, sebab indikator keberhasilan dari konsep islamicpreneurship yakni dengan adanya praktik elaboratif antara praktik bisnis dan penerapan nilai ajaran Islam itu sendiri, sehingga aktivitas bisnis atau berwirausaha tidak saja menjadi kegiatan saling berburu laba yang sebesar-besar yang menyebabkan pengesampingan terhadap nilai etis dalam masyarakat dan agama.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | islamicpreneurship, pelajar, Muhammadiyah |
| Subjects: | Seminar Nasional |
| Divisions: | Seminar Nasional > HES > 2018 |
| Depositing User: | Super Admin Digilib |
| Date Deposited: | 22 Nov 2018 01:13 |
| Last Modified: | 07 Jan 2019 00:17 |
| URI: | http://digitallibrary.ump.ac.id/id/eprint/25 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
